NADIKABAR.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyebutkan sebanyak 160 anak muda dari berbagai provinsi di Indonesia akan menjalani pembinaan karakter dalam Indonesia Youth Summit (IYG) 2026, pada 29-30 Oktober.
"Kami sudah menyeleksi 5.100 pemuda-pemudi melalui kerja sama dengan seluruh pemerintah daerah, sudah terpilih kurang lebih 160 peserta yang nanti akan mengikuti camp," kata Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Anak-anak muda tersebut mengikuti program Wirasena Youth Camp berupa kegiatan pembentukan karakter, workshop kepemimpinan, tantangan outbound, dan proyek aksi.
Menpora menjelaskan terdapat pula perwakilan kepemudaan dari Singapura sebagai bagian dari upaya pembandingan kinerja (benchmarking).
"Kegiatan itu bertujuan supaya kualitas kepemudaan kita pada masa depan mendukung ekonomi dan memang benar-benar bisa menjadi sebuah kesatuan yang sangat penting," katanya.
Selain itu, lanjutnya, akan dihadirkan kegiatan lomba debat terkait isu-isu seperti ekonomi hijau, kesetaraan gender, peluang kepemudaan, kesehatan mental, dan lainnya.
"Ada juga forum pidato yang mengangkat isu yang sama," katanya.
Menpora berharap program tersebut bisa mewujudkan komitmen kementerian yang dipimpinnya terhadap isu-isu kepemudaan yang terus harus menjadi fundamental bangsa ke depan.
Dia menambahkan kegiatan Indonesia Youth Summit yang bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober tidak kalah penting sebagaimana Indonesia Sport Summit.
Erick juga mengajak sejumlah kementerian untuk terlibat dan berkonsolidasi terkait program kepemudaan tersebut.
"Jangan sampai program-program kepemudaan itu terus terjadi overlapping antara Menteri Pemuda dan Olahraga kementerian lain," katanya.
Dia mengatakan semua kementerian perlu membuka diri dan berbesar hati untuk mengkonsolidasikan program.
Dia juga mencontohkan seperti konsolidasi beberapa program keolahragaan terkait industri olahraga, wisata olahraga, dan beasiswa atlet.