NADIKABAR.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mendorong program magang untuk Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) demi peningkatan produktivitas pemuda secara ekonomi.
"Kami sudah mendorong beberapa program, salah satunya adalah program magang untuk organisasi kepemudaan," kata Erick Thohir di Jakarta, Selasa.
Pernyataan itu, menurutnya, terkait pembangunan bidang kepemudaan melalui pemberdayaan OKP.
Menpora menjelaskan pada tahap awal program magang tersebut sudah mulai dimanfaatkan dua individu dari Cipayung Plus yang menjalani magang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pegadaian.
Dia mengatakan program itu juga melibatkan beberapa perusahaan swasta, salah satunya CIMB Niaga yang sudah menunjukkan ketertarikan untuk mendukung program magang tersebut.
"Jadi, program itu bisa membuka perspektif yang berbeda, bahwa teman-teman atau adik-adik Cipayung Plus itu tidak hanya tentu punya pergerakan politik, tetapi juga bisa untuk kontribusi ekonomi," katanya.
Menpora menjelaskan penyiapan lapangan pekerjaan baru untuk kaum muda diperlukan dalam kondisi kompleksitas pertumbuhan ekonomi saat ini.
Menurutnya, peran kaum muda sebagai penentu masa depan bangsa perlu dilihat dari perspektif yang berbeda.
Erick mengatakan bonus demografi Indonesia saat merupakan keuntungan yang berdampak nyata terhadap kemajuan bangsa termasuk dari sisi ekonomi.
"(Bonus demografi) bukan yang justru kontraproduktif, menimbulkan permasalahan-permasalahan yang justru tidak mendorong perkembangan bangsa," katanya.
Menpora menambahkan pihaknya juga sedang mendorong perbaikan Undang-Undang Kepemudaan dari sisi regulasi. Pada 2028 bertepatan dengan peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda, diharapkan sudah ada gambaran seperti apa masa depan kepemudaan nasional.