Sejauh ini, Kementrans juga sudah berkomunikasi dengan LPDP hingga Kemendiktisaintek mengenai program beasiswa ini. Pegawai Kementrans ada pula yang dikirim ke Peking University, Biejing, China.
"Kami juga menjajaki hal itu dengan LPDP maupun beasiswa mandiri, termasuk dengan Kemendiktisaintek, selain juga dengan pemerintah negara sahabat seperti misalkan dengan Tiongkok gitu. Beberapa pegawai kami juga kemarin sudah ada juga yang berangkat, misalkan salah satunya ke Peking University, untuk belajar tentang pembangunan kewilayahan seperti apa yang lebih komprehensif," katanya.
Selain itu, pemerintah kota Chongqing juga ingin kerja sama di sektor pertanian. Tindak lanjut rencana ini akan dibahas ke depannya.
"Kemudian yang kedua juga adalah komoditas. Nah kekurangan mereka memang karena ini kan disebutnya juga sebagai kota seribu gunung begitu, jadi hamparan tanahnya agak kurang yang landai, jadi untuk produk pertanyaannya pun terbatas," kata dia.