Lisandro Martinez sudah klarifikasi perkataannya di sosial media pribadinya. Martinez mengaku kecewa dan frustrasi, tapi kecintaannya pada klub tak perlu diragukan lagi.

"Setelah pertandingan, saya bicara karena marah dan frustrasi tidak mendapat hasil sesuai yang kami semua inginkan,"tulisnya.

"Mereka yang kenal saya tahu bagaimana saya menjalani sepakbola, dengan gairah, komitmen, dan keinginan besar untuk menang. Dan ketika semua tidak berjalan sesuai harapan, itu menyakitkan, khususnya ketika membela klub dengan sejarah dan reputasi sebesar Manchester United," paparnya.

"Kata-kata saya mencerminkan apa yang saya rasakan dan betapa saya ingin melihat klub ini bersaing untuk gelar-gelar terbesar. Standar tinggi itu adalah bagian dari bagaimana saya melihat sepakbola dan tanggung jawab yang menyertai ketika memakai seragam ini," tutupnya.