NADIKABAR.COM — Penyedia teknologi informasi dan komunikasi, PT NEC Indonesia, memamerkan sederet solusi manufaktur pintar untuk mempercepat transformasi industri nasional dalam ajang Indonesia 4.0 Conference & Expo 2026.
Ajang yang turut diinisiasi Dewan Transformasi Digital Industri Indonesia (WANTRII) itu mengusung tema “AI Powered Industry – Shaping the Future of Intelligent Enterprise”, mewadahi pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan penyedia teknologi untuk mempercepat transformasi Industri 4.0 di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (AI).
"Kami meyakini bahwa pemanfaatan teknologi inovatif seperti AI, otomatisasi, dan solusi berbasis data akan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing industri nasional," kata Presiden Direktur NEC Indonesia Akifumi Katano dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Akifumi mengatakan NEC terus berkomitmen mendukung pengembangan kapabilitas sumber daya manusia industri serta mempercepat terwujudnya visi Making Indonesia 4.0.
Melalui ajang yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan hingga 14 Oktober 2026 itu NEC menghadirkan pengalaman interaktif nyata sehingga para pelaku industri dapat mengeksplorasi solusi manufaktur pintar seperti System Invariant Analysis Technology (SIAT), teknologi berbasis AI yang mampu mendeteksi anomali pada sistem industri guna mendukung pemeliharaan prediktif dan preskriptif.
Ada juga pengalaman interaktif bernama Work Process Recognition (WPR), solusi berbasis AI yang memungkinkan organisasi memahami dan mengoptimalkan proses kerja manual melalui analisis video.
Partisipasi NEC Indonesia tahun ini didukung PT IFS Solusi Integrasi yang menampilkan solusi Enterprise Asset Management untuk membantu organisasi mengoptimalkan pemanfaatan aset, menyederhanakan proses pemeliharaan, dan meningkatkan efisiensi operasional secara menyeluruh.
Selain menghadirkan solusi di area pameran, NEC Indonesia juga berbagi pengalaman nyata yang diharapkan dapat menjadi edukasi ataupun bahan pembelajaran bagi para peserta yang mengikuti kegiatan ini.
"Kami juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan kapabilitas sumber daya manusia industri serta mempercepat terwujudnya visi Making Indonesia 4.0,"kata Akifumi.
Misalnya seperti keterlibatan NEC Indonesia yang didukung oleh ABeam Consulting Indonesia untuk sesi lokakarya Warehouse of Idea, dengan memperkenalkan solusi manufaktur yang dapat membantu perusahaan mempercepat transformasi digitalnya.
Selain itu, petinggi NEC juga berpartisipasi mengisi sesi diskusi panel “Workforce Transformation in the Age of Intelligent Industry”, yang membahas transformasi tenaga kerja di era industri cerdas.