Ia menambahkan bahwa kedatangan dari Amerika Serikat, Malaysia, Indonesia, dan Jepang juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, pemerintah Selandia Baru menetapkan target untuk meningkatkan jumlah wisman setidaknya menyamai level 2019 pada 2026, dan data terbaru menunjukkan negara itu berada di jalur yang tepat untuk mencapai target tersebut, kata Upston.

Ia menyebutkan bahwa pariwisata merupakan penghasil devisa ekspor terbesar kedua bagi Selandia Baru, dengan satu dari sembilan warga Selandia Baru bekerja di sektor tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung.