NADIKABAR.COM — Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Brigjen TNI Honi Havana mengatakan pemerintah Indonesia masih menjalin komunikasi dengan pemerintah Malaysia terkait tawaran bantuan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Statusnya masih komunikasi ini, tentunya sedang on going, kanal tentunya melalui Kementerian Luar Negeri," kata Honi saat jumpa pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu.

Menurut Honi, pemerintah tidak pernah menolak mentah-mentah bantuan itu. Pemerintah justru sangat menghargai setiap bantuan yang ditawarkan negara lain.

Namun, dia menjelaskan pemerintah tentu harus mendiskusikan terlebih dahulu terkait teknis tata cara pengiriman bantuan dan pengoperasiannya di lapangan.

"Harus didiskusikan di situ terkait kebutuhan operasional, bagaimana nanti deployment (pengiriman) personel dan sebagainya, kemudian nanti dukungan logistik dan seterusnya," kata Honi.

Honi memastikan hasil diskusi itu akan menjadi landasan diterima atau tidak diterimanya bantuan itu.

Dia berharap penjelasan ini bisa meredam isu yang berkembang di masyarakat bahwa pemerintah Indonesia menolak mentah-mentah bantuan Malaysia.

"Kita akan adakan konferensi pers untuk memberikan informasi yang update kepada masyarakat supaya tidak mengembangkan prasangka-prasangka yang yang tentunya kurang baik untuk disampaikan," jelas Honi.