NADIKABAR.COM — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa pemerintah masih mendalami penyebab gangguan listrik yang pada Senin (12/10) terjadi di wilayah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
"Kita masih melihat kejadian di Batam ini, jadi kita belum dapat menyampaikan apapun sambil tim kita berkomunikasi dengan lintas sektoral," katanya di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Selasa.
Meutya menyampaikan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital menunggu hasil koordinasi kementerian dan lembaga (K/L) terkait mengenai masalah kelistrikan yang terjadi di Kota Batam.
"Jadi, untuk saat ini belum dapat tercapai konklusi atau kesimpulan apapun. Sekali lagi, sampai tim kami berkoordinasi dengan tim dari K/L-K/L lainnya," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengatakan bahwa gangguan kelistrikan di Batam tidak berdampak pada jaringan telekomunikasi Telkomsel di wilayah tersebut.
"Jadi, yang Batam kemarin itu, kita alhamdulillah tidak ada impact-nya terhadap jaringan telekomunikasi di Telkomsel, karena kebetulan kita punya kapasitas baterai backup-nya cukup selama periode pemadaman itu dan ditambah lagi beberapa genset yang kita standby," ia menjelaskan.
Dia juga mengatakan bahwa semua peralatan dan infrastruktur telekomunikasi milik Telkomsel tetap aman dan berfungsi dengan baik selama pemadaman listrik di Kota Batam.
Menurut pantauan ANTARA, pemadaman listrik pada Senin (12/10) terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di wilayah seperti Batam Kota, Bengkong, Sagulung, dan Sekupang di Kota Batam.
Gedung DPRD dan Kantor Wali Kota Batam masih terdampak pemadaman listrik sekitar pukul 12.00 WIB.
PT PLN Batam sekitar pukul 13.00 WIB menyampaikan bahwa pemulihan gangguan kelistrikan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan objek vital dan fasilitas pelayanan publik.
"Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya,” kata Manajer Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama.