Erwin menjelaskan pekerjaan yang masih berlangsung di kawasan itu antara lain pemasangan paving block atau pengaspalan serta penyelesaian gerai UMKM, termasuk pekerjaan plesteran dan pemasangan atap.

Ia berharap rehabilitasi kawasan wisata tersebut dapat membuka kembali peluang usaha bagi masyarakat sekaligus memperkuat pemulihan ekonomi daerah setelah bencana.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga mendorong pemulihan destinasi wisata lain yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Sejumlah lokasi tambahan telah diusulkan untuk memperoleh dukungan rehabilitasi dan rekonstruksi, tetapi masih dalam tahap pengusulan.

Melalui pemulihan infrastruktur dan destinasi wisata, pemerintah daerah berharap kunjungan wisatawan menjelang akhir 2026 dapat meningkat dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Aceh Tengah.