NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiagakan tenaga kesehatan dan ambulans untuk mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat saat mengantre bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

"Kalau ada warga masyarakat yang antre BBM kemudian mengalami kelelahan atau masalah kesehatan lainnya, mereka bisa segera ditangani,” kata Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra seusai membuka kegiatan Konsolidasi dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Buleleng, Kamis.

Sutjidra mengatakan dia telah menginstruksikan seluruh puskesmas yang wilayah pelayanannya terdapat SPBU untuk bersiaga memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya pemberitaan mengenai warga di luar Buleleng yang mengalami gangguan kesehatan, termasuk pingsan akibat kelelahan setelah mengantre BBM.