NADIKABAR.COM β€” Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, Nusa Tenggara Timur, membangun Pelabuhan Rakyat Bolok senilai Rp8,64 miliar untuk meningkatkan akses transportasi laut, mendukung aktivitas nelayan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

β€œPelabuhan Rakyat Bolok dirancang untuk menjalankan dua fungsi utama, yakni sebagai sarana penyeberangan masyarakat, khususnya dari dan menuju Pulau Semau, serta sebagai tempat pendaratan dan pemasaran hasil tangkapan ikan,” kata Bupati Kupang Yosef Lede di Kupang, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok merupakan salah satu upaya mencari solusi atas kebutuhan penyeberangan masyarakat Pulau Semau.

Karena itu, penyediaan fasilitas penyeberangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting dari perencanaan pembangunan daerah.

Dia menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan visi dan misi kepala daerah yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kupang.

β€œAnggaran yang kita kelola adalah uang negara yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya kami bersama Wakil Bupati untuk memastikan masyarakat mendapatkan manfaat dari anggaran yang diperjuangkan melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah),” tegasnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa Pemkab Kupang terus mendorong pembangunan berbagai fasilitas pendukung pelayanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat.

Selain Pelabuhan Rakyat Bolok, pemerintah daerah juga memperjuangkan pembangunan fasilitas perikanan, termasuk tempat pelelangan ikan, serta pengembangan kampung nelayan melalui dukungan anggaran pemerintah pusat.