Pemkot Bekasi juga akan terus mendorong kolaborasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan memastikan setiap peluang kerja sama dikaji berdasarkan manfaat, kelayakan dan ketentuan yang berlaku.
Pertemuan keduanya dijembatani Kamar dagang dan industri (Kadin) Kota Bekasi. Keterlibatan dunia usaha diharapkan dapat membantu mengidentifikasi peluang kemitraan yang relevan, termasuk pada sektor teknologi dan pengelolaan lingkungan.
Ketua KADIN Kota Bekasi Qadar Ruslan Siregar menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendorong tindak lanjut melalui pemetaan pelaku usaha dan penjajakan kemitraan yang sesuai dengan kebutuhan Kota Bekasi.
"Kami melihat peluang kerja sama dengan mitra dari Tiongkok dapat dikembangkan pada sektor yang menjawab kebutuhan nyata Kota Bekasi, termasuk teknologi lingkungan. Kami siap membantu mempertemukan calon mitra dengan pelaku usaha lokal agar peluang yang ada dapat ditindaklanjuti secara terarah," kata dia.