NADIKABAR.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan menyiapkan lahan seluas 6,9 hektare (ha) untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah setempat tahun ini.
"Pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang megah ini direncanakan berdiri di atas lahan seluas 6,9 hektare milik TNI AU di kawasan Lanud SMH yang segera dibangun dalam waktu dekat ini," kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat menandatangani pernyataan bersama TNI Angkatan Udara terkait penggunaan sementara aset lahan TNI AU seluas 6,9 hektare milik Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Palembang, Rabu.
Dia mengatakan penandatanganan kesepakatan bersama ini menjadi tonggak sejarah kolaborasi antara sipil dengan militer di dunia pendidikan.
Menurutnya, Sekolah Rakyat dirancang secara khusus dan istimewa untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terbawah (Desil 1 dan 2), termasuk anak jalanan dan anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus, melalui dukungan fasilitas pembelajaran modern dan asrama.
Berdasarkan perencanaan, kata dia, fasilitas pendidikan bertingkat empat lantai tersebut untuk menampung hingga 1.000 siswa pada tahap awal, dan akan meningkat drastis menjadi 2.500 siswa pada 2027.
Ia menilai dukungan TNI AU melalui penggunaan sementara lahan tersebut bentuk kolaborasi nyata yang melampaui tugas pokok.