NADIKABAR.COM — Peretas menyerang infrastruktur informasi teknologi (IT) salah satu perusahaan patungan yang bertanggung jawab atas pembangunan terowongan dalam air antara Jerman dan Denmark, Fermen Link Contractors (FLC), sehingga hampir melumpuhkan proyek tersebut pada pekan ini.

Menurut surat kabar Bild dikutip pada Rabu, sejumlah peretas melumpuhkan infrastruktur teknologi informasi milik FLC pada Senin (12/10).

Sementara itu, perusahaan asal Denmark yang mengerjakan proyek tersebut, Femern A/S, mengaku pihaknya menerima informasi kejadian itu dari FLC.