Dalam sambutannya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menekankan pentingnya literasi dan kearsipan dalam membangun masyarakat, memahami masa lalu, serta memperluas wawasan. Menurutnya, Festival PUSTAKARSA menjadi ruang apresiasi atas kinerja pengelolaan kearsipan sekaligus mendorong kolaborasi melalui konsep GLAM (Galeri, Perpustakaan, Arsip, dan Museum).

Hal ini dilakukan agar sejarah tidak hanya tersimpan, tetapi juga dapat dinikmati masyarakat. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian terhadap arsip sebagai bagian dari perjalanan Jakarta menjadi kota global yang berbudaya.

Capaian ini juga mencerminkan komitmen PAM JAYA dalam menjaga akuntabilitas dan memori kelembagaan melalui upaya penyelamatan serta pelindungan arsip. Didukung strategi preservasi arsip dan komitmen manajemen, pengelolaan arsip menjadi bagian penting untuk memastikan rekam jejak kegiatan, keputusan, dan perjalanan perusahaan tetap terjaga serta dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.