Baron mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program UMK Go Global yang dijalankan Pertamina secara rutin selama tiga tahun terakhir.
Melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, Pertamina mendorong pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kapasitas serta membangun daya saing di pasar global.
Sementara itu, Kepala PPEJP Kemendag Abu Amar menekankan pentingnya menindaklanjuti pelatihan melalui penyusunan rencana aksi promosi yang konkret dan dapat segera diterapkan.
"Saya berharap setelah pelatihan ini, para peserta mampu membuat rencana aksi promosi yang nyata dan siap untuk segera diimplementasikan. Semoga semua sukses menjadi eksportir-eksportir tangguh yang dapat membuka pintu-pintu pasar baru bagi Indonesia," ujarnya.
Rencana promosi yang terarah menjadi bekal bagi peserta untuk memperkenalkan keunggulan produk, mengidentifikasi peluang pasar, serta membangun hubungan dengan calon pembeli internasional.