Melalui kesepakatan itu, kedua pihak akan mengkaji potensi FOG yang dihasilkan dan/atau dikelola PAL Jaya untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif dalam pengembangan biofuel.

Inisiatif tersebut membuka peluang pemanfaatan limbah dari sektor pengelolaan air limbah, untuk mendukung kebutuhan bahan baku sektor energi.

Namun, kerja sama ini masih berada pada tahap penjajakan sehingga potensi pemanfaatan dan pengembangan lebih lanjut perlu dikaji terlebih dahulu.

Bagi Pertamina, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan bisnis rendah karbon melalui optimalisasi sumber daya alternatif.