NADIKABAR.COM β Pertamina Patra Niaga memetakan sebanyak 52 lokasi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) beroperasi selama 24 jam di Bali.
βDaftar SPBU 24 jam akan terus diperbarui berkala sesuai kondisi di lapangan,β kata Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Rabu.
Pemetaan itu dilakukan sebagai respons atas dinamika distribusi BBM di sejumlah wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir yang menimbulkan antrean panjang.
Penambahan personel di SPBU juga dilakukan secara terukur agar para pekerja tidak mengalami kelelahan, sehingga keandalan operasional SPBU tetap terjaga.
Pihaknya telah mengerahkan kapal tanker secara bertahap untuk melakukan penyaluran BBM pada Rabu (7/10) dan Minggu (11/10) yang membawa 18.000 kiloliter pertalite dan 2.500 kiloliter pertamax di Terminal Manggis.
Kemudian kapal tanker membawa total 26.200 kiloliter BBM yang datang pada Senin 12 Oktober, kemudian Rabu 14 Oktober dan dijadwalkan pada Jumat 16 Oktober di Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem.
Ia menjelaskan rata-rata konsumsi Pertalite di Bali mencapai sekitar 2.200 kiloliter per hari.
Berdasarkan data per Maret 2026, total SPBU di Bali mencapai 214 unit, SPBU Nelayan ada empat unit, didukung pertashop (146), stasiun pengisian tabung elpiji (SPBE) subsidi (16) dan non subsidi (4).