Ali juga mengatakan kondisi yang terjadi beberapa hari ini di sejumlah daerah di NTT terkait kesulitan warga mendapatkan Pertalite ujar dia.
Sales Area Manager Pertamina NTT, Mahdi Syafar, menjelaskan bahwa antrean yang terjadi pada akhir pekan dipicu keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM.
Kapal yang semula dijadwalkan tiba pada Jumat (9/10) baru sampai di Terminal BBM Tenau pada Sabtu (10/10) sore. Keterlambatan tersebut terjadi karena antrean di Kilang Balikpapan.
"Kapal itu membawa sekitar 6.500 kiloliter atau 6,5 juta liter Pertalite," ujar dia.
Setelah kapal tiba, Pertamina langsung mempercepat normalisasi penyaluran. Bahkan, distribusi tetap dioptimalkan pada Minggu, yang biasanya menjadi hari libur operasional depot, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.