Kegiatan bagian dari program eksplorasi PHE LPB di Wilayah Kerja (WK) Maratua d Cekungan Tarakan area Kalimantan Utara itu, bertujuan menguji potensi hidrokarbon pada Formasi Menumbar berdasarkan kajian geologi dan data bawah permukaan.

Sumur Tingkilan-001 dibor secara vertikal menggunakan Rig PDSI #21.2 dengan kapasitas 700 tenaga kuda (horsepower/HP), jelas Muhdi Rizal, pengeboran ditargetkan mencapai kedalaman akhir 1.574 meter measured depth (mMD) atau 1.554 meter true vertical depth subsea (mTVDSS).

Manajer Exploration Planning & Operation Regional-3 Theodorus Rendhi memberikan apresiasi dukungan terhadap pelaksanaan eksplorasi sumur migas tersebut.

Komunikasi dan sinergi dengan pemangku kepentingan diperlukan agar kegiatan berjalan aman dan sesuai target, kata dia, juga membuka ruang komunikasi agar setiap tahapan eksplorasi dapat dipahami bersama yang diharapkan memberikan manfaat bagi wilayah sekitar.