Budi mengatakan, penanganan korban menjadi perhatian utama kepolisian dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Sementara itu, penyebab peristiwa tersebut hingga kini belum dapat dipastikan.

"Kami turut berduka cita kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kepada para korban yang masih menjalani perawatan, kami mendoakan agar segera diberikan kesembuhan. Prioritas kami saat ini adalah memastikan penanganan korban dan keluarganya berjalan dengan baik," tuturnya.

Ledakan dahsyat itu terjadi pada Rabu (14/10) sekitar pukul 18.15 WIB. Polisi menyebut ledakan terjadi di gudang penyimpanan buah, dan memastikan bukan dari bom.