NADIKABAR.COM β€” Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mempercepat proses aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai persyaratan mendaftar sebagai agen perlindungan sosial atau Perlinsos.

Direktur Pembina Masyarakat (Dirbinmas) Polda Papua Barat Kombes Pol Hari S Sembiring di Manokwari, Selasa, mengatakan pemerintah melibatkan Polri untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat calon penerima bantuan sosial (bansos) tahun 2027.

β€œHari ini secara serentak, Polda Papua Barat bersama tujuh polres jajaran melakukan aktivasi IKD,” ujarnya.

Sembiring menyebut keberadaan anggota Polri terutama Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) hingga ke pelosok wilayah akan memudahkan proses pendataan calon penerima bansos 2027.

Anggota Polri yang sudah memiliki akun IKD atau KTP digital selanjutnya melakukan pendaftaran melalui https://agent-perlinsos.kemensos.go.id/ sekaligus melengkapi semua persyaratan untuk menjadi agen Perlinsos.

β€œTarget kami semua anggota Polri di Papua Barat bisa jadi agen Perlinsos, terutama di daerah-daerah pelosok, terpencil dan pedalaman,” ucap Sembiring.

Kepala Disdukcapil Papua Barat dr Ria Maria Come menjelaskan bahwa, proses aktivasi IKD bagi anggota kepolisian tidak hanya dilakukan dalam satu hari melainkan akan berlanjut hingga ke tingkat distrik maupun kelurahan dan kampung.

Kolaborasi antara kepolisian dengan Disdukcapil berdampak positif terhadap cakupan aktivasi IKD di tujuh kabupaten yaitu, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak.

β€œJadi ini kami bergerak sama-sama. Untuk anggota Bhabinkamtibmas, nanti mereka kumpul di kantor polsek baru dilakukan aktivasi IKD,” ucap Ria.

Dia menjelaskan, realisasi aktivasi IKD di wilayah Papua Barat hingga 3 Oktober 2026 tercatat sebanyak 15.173 jiwa atau 4,37 persen dari 347.135 jiwa penduduk yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik.

Jumlah aktivasi IKD tersebar di Manokwari 5.182 jiwa, Fakfak 3.084 jiwa, Teluk Bintuni 2.449 jiwa, Kaimana 2.378 jiwa, Teluk Wondama 1.104 jiwa, Manokwari Selatan 683 jiwa, dan Pegunungan Arfak 293 jiwa.

β€œKalau jumlah penduduk Papua Barat pada semester I tahun 2026 sebanyak 597.084 jiwa yang terdiri dari 307.267 laki-laki dan 289.817 perempuan,” ucap Ria.