Dia mengatakan pembinaan tersebut juga diberikan agar tahanan bisa menyadari hal buruk yang telah mereka lakukan. Dia berharap ke depannya, para narapidana itu bisa menjadi pribadi yang lebih baik selepas menjalani hukuman.

"Melalui pembinaan rohani dan perhatian yang diberikan, diharapkan para tahanan dapat meningkatkan keimanan, menyadari kesalahan, serta memiliki tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," imbuhnya.

Selain pembinaan, pihak kepolisian juga memberikan makanan lezat kepada para tahanan. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud perhatian dan nilai kemanusiaan di balik proses penegakkan hukum yang sedang dijalani.