NADIKABAR.COM — Sejumlah berita unggulan Rabu untuk disimak, KPK lakukan OTT ke-22 tahun 2026 di BNPB hingga Pertamina minta maaf ke warga Bali klarifikasi soal BBM langka. Berikut berita-berita tersebut:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke-22 sepanjang 2026 terkait Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Lebih lanjut Setyo mengatakan KPK sudah menangkap sejumlah pihak dalam OTT tersebut. Baca selengkapnya di sini

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah memfinalisasi aturan mengenai pedoman tarif layanan pengantaran barang dan makanan atau on-demand delivery(ODD), yang menggunakan kendaraan roda dua. Baca selengkapnya di sini

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengapresiasi prestasi prajurit Marinir yang tergabung dalam Korps Habema TNI karena berhasil menumpas anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Maybart, Papua Barat Daya, beberapa waktu lalu. Baca selengkapnya di sini

Malaysia akan mengangkat isu kabut asap lintas batas dalam pertemuan menteri luar negeri ASEAN sebelum KTT ke-49 ASEAN di Manila pada November mendatang untuk membahas mekanisme regional lebih efektif dalam menangani masalah tersebut.

Menlu Malaysia Datuk Seri Mohamad Hasan mengatakan isu kabut asap memerlukan perhatian khusus karena tidak tercakup dalam mekanisme yang ada untuk bencana alam di ASEAN. Baca selengkapnya di sini

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Bali atas kendala antrean bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di berbagai SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Ia menjelaskan bahwa kendala distribusi tersebut dipicu oleh kendala teknis pada salah satu kapal pengangkut saat proses bongkar muat logistik BBM. Baca selengkapnya di sini