NADIKABAR.COM — Gubernur Jakarta Pramono Anung melantik 368 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta. Dari jumlah tersebut, 282 orang di antaranya merupakan guru.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu digelar di gedung Balai Kota Jakarta, Rabu (14/10/2026). Pramono menyampaikan apresiasi kepada para guru yang baru dilantik karena berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Jakarta.

"Baru saja saya melantik 368 pejabat fungsional di Pemerintah DKI Jakarta dan terbanyak dari jumlah itu 282 adalah guru," kata Pramono seusai pelantikan.

Pramono mengatakan, berkat peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Jakarta kini menjadi kota pelajar nomor satu di Indonesia. Dia pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kebijakan di sektor pendidikan.

"Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia," ujarnya.

Pramono menyebut memiliki perhatian khusus terhadap pendidikan karena berasal dari keluarga guru. Dia meyakini pendidikan merupakan kunci untuk mendorong kemajuan bangsa sekaligus memutus rantai ketidakberuntungan keluarga kurang mampu.

"Untuk membuat bangsa ini semakin maju, termasuk di dalamnya memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga yang tidak mampu, maka pendidikan adalah kunci yang utama," tuturnya.

Selain menyoroti pendidikan, Pramono juga menyampaikan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta. Dia menyebut Jakarta berada di peringkat pertama dengan nilai IPM 85,05.

Pramono menjelaskan, pendidikan menjadi salah satu komponen yang berkontribusi terhadap penilaian IPM. Selain pendidikan, penilaian tersebut juga mencakup aspek kesehatan dan kondisi sosial.

Dia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan melalui kerja sama seluruh jajaran Pemprov Jakarta. Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan baik.

"Jabatan itu adalah amanah, dan ujian seseorang itu ketika diberi jabatan. Sebelum diberi jabatan sebenarnya orang itu belum teruji. Tetapi begitu diberikan jabatan, apakah perilakunya berubah atau tidak?" tuturnya.

Dia meminta para pejabat menggunakan kewenangan sesuai aturan dan memastikan jabatan yang diemban memberikan manfaat bagi masyarakat. Pramono berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Jakarta.