NADIKABAR.COM — Badan pengawas kepolisian Prancis membuka 36 kasus penyelidikan terkait tindakan aparat sejak awal berlangsungnya aksi protes oleh para siswa sekolah menengah atas (SMA) di negara tersebut, menurut laporan stasiun televisi BFMTV, Selasa (13/10).
Di Lyon, sebanyak 11.000 orang turun ke jalan, dengan sembilan orang ditangkap dan lima orang terluka, termasuk empat anggota polisi bersenjata atau gendarmerie, menurut keterangan otoritas di Prefektur Rhone.
Pihak prefektur tersebut menyatakan ratusan orang menyerang fasilitas umum, tempat usaha, dan pasukan keamanan dengan melemparkan benda-benda tajam selama aksi unjuk rasa tersebut.