NADIKABAR.COM — Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra menjelaskan kompetisi BRI Super League tetap menjadi fokus utama tim asuhannya meski musim ini turut mengikuti League Cup.
Dikutip dari laman resmi klub, Rabu, Pieter mengatakan League Cup belum menjadi prioritas timnya karena pelaksanaannya masih cukup lama bagi PSS Sleman.
Pieter mengatakan dirinya ingin PSS Sleman menjaga fokus dan momentum positif di kompetisi utama setelah meraih kemenangan 3-0 atas PSM Makassar pada pekan keempat Super League.
"Sejujurnya, saat ini kami belum terlalu memikirkan Piala Liga karena kompetisi tersebut masih cukup lama. Fokus kami sekarang hanya pada Super League karena itu yang paling penting bagi kami," kata Pieter.
Selain perbedaan jadwal, League Cup juga memiliki regulasi tersendiri, termasuk terkait jumlah pemain asing yang dapat didaftarkan, karena hanya diperbolehkan tiga penggawa saja.
Pieter menilai regulasi tersebut turut membuka ruang bagi PSS untuk memberikan kesempatan kepada pemain yang belum banyak memperoleh menit bermain di Super League.
Pelatih berkebangsaan Belanda itu menilai, turnamen ini dapat menjadi momentum bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memberikan kontribusi bagi tim.
"Karena itu, kemungkinan kami akan memanfaatkan Piala Liga sebagai kesempatan bagi pemain-pemain lain yang tidak terlalu banyak mendapatkan menit bermain di Super League untuk tampil," kata Pieter.
Pada kompetisi BRI Super League, PSS Sleman kini naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara dengan tiga poin dari empat pertandingan, unggul dua poin dari zona degradasi.
Sementara itu, pada kompetisi League Cup, PSS Sleman tergabung di Grup F bersama Garudayaksa FC dan PSGC Ciamis.