Menurut data Kementerian PU, pada SPAM Guo Kuranji, banjir menyebabkan kerusakan hingga jebolnya bangunan untuk pasokan (intake) serta terputusnya beberapa jaringan pipa transmisi. Sementara itu, bangunan intake SPAM Palukahan tertutup material banjir dan pada SPAM Gunung Pangilun, pekerjaan pembangunan prasedimen mengalami kendala akibat area pekerjaan yang terendam air.

Dari sejumlah infrastruktur yang terdampak, kata Dody, SPAM Guo Kuranji menjadi salah satu prioritas penanganan mengingat perannya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat.

SPAM Guo Kuranji memiliki kapasitas produksi sebesar 80 liter per detik dan melayani sekitar 10.000 sambungan rumah (SR) sehingga kerusakan yang terjadi berpotensi mengganggu kontinuitas pelayanan air minum bagi masyarakat yang bergantung pada sistem tersebut.