Dante menjelaskan kerja sama kesehatan Indonesia-Inggris telah memiliki landasan melalui nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan RI dan Departemen Kesehatan dan Layanan Sosial Inggris yang ditandatangani pada 20 Mei 2025.

Kerja sama tersebut mencakup tujuh bidang, yaitu pelayanan kesehatan, pengawasan dan pengendalian penyakit, sains dan inovasi kesehatan, tenaga kesehatan, penelitian klinis, kesehatan digital, serta pergeseran pendekatan dari pengobatan menuju pencegahan.

Melalui Tangguh+, katanya, kedua negara akan memperkuat kolaborasi pada tiga peluang utama, yakni pengembangan tenaga kesehatan, inovasi teknologi dan keamanan kesehatan.

Kerja sama juga mencakup penguatan sistem dan infrastruktur kesehatan, riset dan inovasi, serta kemitraan publik-swasta. Pendekatan ini diharapkan mendukung pemerataan layanan berkualitas bagi masyarakat Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah.