NADIKABAR.COM β€” Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis, bergerak melemah 45 poin atau 0,25 persen menjadi Rp17.948 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.903 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai pelemahan rupiah dipengaruhi data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS yang meningkat.

β€œInflasi CPI AS meningkat sebesar 0,6 persen MoM (Month on Month) pada September 2026, meningkat dari 0,4 persen MoM pada bulan sebelumnya, namun masih sesuai dengan ekspektasi pasar,” ucapnya kepada NadiKabar di Jakarta, Kamis.