Dia mencontohkan pengalamannya sebagai investor yang harus menyaring banyak peluang sebelum menentukan perusahaan yang layak mendapatkan investasi. Dari sekitar 120 peluang investasi yang dipertimbangkan setiap tahun, hanya tiga hingga empat perusahaan yang akhirnya dipilih.
Dalam proses tersebut, teknologi kecerdasan buatan digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen, memahami latar belakang calon nasabah, riset mendalam sehingga bisa melakukan penawaran sesuai kebutuhan dan kondisi ekonomi nasabah dan meningkatkan peluang investasi pada asuransi, yang juga disebutnya sebagai kerja cerdas.
Selain menyoroti pemanfaatan AI, Sandiaga memaparkan konsep etos kerja lainnya selain kerja cerdas, yakni, kerja keras, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.
Menurutnya, kerja keras menjadi fondasi utama dalam penjualan. Pelaku usaha perlu konsisten mencari peluang dan membangun hubungan dengan calon pelanggan maupun mitra bisnis.