NADIKABAR.COM — Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera melalui Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Khusus mendampingi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memverifikasi calon lokasi pembangunan instalasi Air Siap Minum (Arsinum) di Desa Keude Bungkaih, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, hari ini. Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi dan kebutuhan pendukung sebelum rencana pembangunan ditindaklanjuti.
Dalam koordinasi yang berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Peneliti Ahli Muda BRIN Iif Miftahul Ihsan menjelaskan bahwa Arsinum yang direncanakan untuk Aceh Utara merupakan tipe stasioner dengan kapasitas pengolahan air hingga 10.000 liter per hari. Sebelum diterapkan, sejumlah aspek perlu dipastikan, mulai dari status dan kesiapan lahan, ketersediaan serta kualitas sumber air, hingga kebutuhan fondasi dan pasokan listrik.
Miftahul menyampaikan bahwa kepastian legalitas lahan menjadi perhatian penting agar fasilitas yang direncanakan dapat dimanfaatkan tanpa kendala di kemudian hari. Kebutuhan teknis lainnya juga perlu dikoordinasikan, termasuk penyediaan daya listrik yang diperkirakan mencapai 15 kilowatt.