Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat rasa kebersamaan antara pemerintah dan warga yang terdampak bencana. Menurutnya, bantuan tersebut tidak semata-mata dilihat dari nilai nominal, tetapi juga manfaat dan kepedulian yang menyertainya.
“(Semoga tali asih ini) menjadi nilai ikatan emosional, ikatan rasa kebersamaan. Jangan dilihat nilainya tapi dilihat dari kemanfaatannya,” ungkapnya.
Penyaluran bantuan diawali dengan rapat koordinasi antara Satgas PRR dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya untuk memastikan jumlah serta data penerima. Setelah itu, dukungan dana sebesar Rp25 juta diserahkan kepada pemerintah daerah (Pemda) untuk dibelanjakan menjadi paket kebutuhan pokok yang kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Paket bantuan untuk 31 KK tersebut terdiri atas sembilan jenis kebutuhan pokok, yakni beras, telur, gula, minyak goreng, mi instan, air mineral, biskuit, susu, dan teh celup.