NADIKABAR.COM — Memasuki tahun kedua, Danantara Indonesia TRUST memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, kesehatan, serta air, sanitasi dan higiene (Water, Sanitation, and Hygiene/WASH). Langkah ini sejalan dengan tema besar yang diusung yayasan, yakni 'From Commitment to Action'.

Melalui pendekatan ini, DANANTARA INDONESIA TRUST membangun ekosistem filantropi katalitik yang mempertemukan sumber daya, keahlian, dan kemitraan untuk mendorong dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

Pembina Danantara Indonesia TRUST sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, pihaknya mengelola aset negara untuk menciptakan nilai jangka panjang. Sebagian nilai tersebut didedikasikan khusus untuk dampak sosial melalui yayasan.

"Setiap program adalah investasi pada fondasi daya saing bangsa: generasi muda yang terdidik, tenaga kesehatan yang menjangkau wilayah paling membutuhkan, serta keluarga dengan akses air bersih dan sanitasi yang layak," ujar Rosan pada keterangan tertulisnya, Kamis (15/10/2026).

Ia menegaskan, pengelolaan program sosial tersebut dilakukan dengan kedisiplinan yang sama layaknya sebuah investasi. Semuanya harus terarah, terukur, dan berlandaskan tata kelola yang baik.

Adapun tiga program strategis yang dijalankan Danantara TRUST antara lain, Asa Nusantara, Air Setara, dan Bakti Sehat Nusantara. Ketiga program tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, organisasi pembangunan, dan pemerintah untuk menjawab tantangan di bidang pendidikan, WASH, dan kesehatan.

Pertama, program Asa Nusantara yang memberikan beasiswa bagi 800 mahasiswa sarjana dan vokasi di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dan ilmu kesehatan. Program hingga 2030 ini menggandeng Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Hasanuddin.

Beasiswa ini memprioritaskan mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah, wilayah 3T, penyandang disabilitas, hingga mahasiswa generasi pertama dalam keluarga.

Selain dukungan biaya pendidikan dan biaya hidup, program ini mencakup dukungan pengembangan kapasitas bagi penerima beasiswa. Komitmen program direncanakan berlangsung selama empat tahun hingga 2030.

Kedua, program Air Setara di bidang WASH yang dijalankan bersama Plan Indonesia. Program ini dirancang untuk menjangkau 156 desa di Timor Tengah Selatan, Manggarai, dan Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program tangguh iklim tersebut menargetkan sekitar 230.000 penerima manfaat. Angka itu mencakup 60.000 rumah tangga, 86.700 siswa dari ratusan sekolah, hingga 79 fasilitas kesehatan.

Danantara TRUST juga memperoleh dukungan pendanaan dari Plan International serta dukungan kesehatan dan nutrisi selama empat tahun dari Vitamin Angels.

Ketiga, program Bakti Sehat Nusantara yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Program ini fokus memperkuat ketersediaan dan kompetensi tenaga kesehatan di wilayah prioritas.

Pada tahap awal, dukungan biaya pendidikan diberikan kepada 1.343 tenaga medis dan tenaga kesehatan. Mereka ditargetkan tersebar di 70 puskesmas, 131 rumah sakit daerah, dan 25 rumah sakit vertikal.

Ketua Yayasan Danantara Indonesia TRUST Nuraini Razak menambahkan, fokus di tahun kedua adalah memperkuat apa yang telah dibangun dengan kemitraan katalitik yang dapat menghubungkan berbagai sumberdaya dan keahlian.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi tidak berhenti pada satu program, tetapi turut membuka ruang bagi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan," tutur Nuraini.

Ke depan, DANANTARA INDONESIA TRUST akan memperkuat perannya sebagai platform filantropi katalitik yang mempertemukan pemerintah, filantropi, mitra pembangunan, sektor swasta, masyarakat sipil, dan institusi pendidikan. Melalui pendekatan ini, setiap sumber daya filantropi diarahkan untuk melahirkan solusi yang dapat direplikasi, diperluas skalanya, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.