NADIKABAR.COM — Putra Martha Tilaar, Bryan Tilaar, mengatakan Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Muhammad Qodari, telah datang melayat ke rumah duka mendiang Dr. (H.C.) Martha Tilaar di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/10) kemarin.

Qodari hadir memberikan penghormatan terakhir dengan didampingi oleh sang istri.

"Beruntung juga sahabat lama saya, pas saya kenal beliau waktu dia di Indo Barometer, Pak Muhammad Qodari. Beliau datang untuk memberikan penghormatan terakhir," ujar Bryan saat diwawancarai di rumah duka.

Bryan menceritakan, begitu mendengar kabar duka tersebut, Qodari langsung mengirimkan pesan singkat untuk memastikan kebenaran informasinya. Setelah mendapat konfirmasi, Qodari segera meluangkan waktu untuk datang langsung.

Saat melayat, M. Qodari menyampaikan rasa duka mendalam dan menyebut Indonesia telah kehilangan seorang wirausahawan yang seluruh hidup dan karyanya didedikasikan untuk mengangkat harkat budaya serta kekayaan alam tanah air.

"Beliau menyebut ibu saya sebagai sosok pengusaha yang karya-karyanya sangat mencintai budaya, alam, dan segala sesuatunya yang sangat baik di Indonesia," kata Bryan mengenang perkataan Qodari.

Lebih lanjut, Qodari juga menekankan pentingnya bagi keluarga serta generasi muda Indonesia untuk menjaga dan meneruskan legasi (warisan nilai) yang telah ditinggalkan oleh mendiang Martha Tilaar.

Jenazah Martha Tilaar direncanakan akan dikebumikan di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Ia akan dimakamkan tepat berdampingan dengan makam sang suami, mendiang Henry Alex Rudolf (H.A.R.) Tilaar.