NADIKABAR.COM — Istri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda mengajak para orang tua membangun komunikasi terbuka dengan anak melalui pendekatan sebagai teman, agar anak merasa nyaman menyampaikan perasaan dan menceritakan masalah yang dihadapi.
Selvi mengatakan pendekatan tersebut penting untuk membangun kedekatan emosional dalam keluarga tanpa menghilangkan rasa hormat anak kepada orang tua.
"Ini sangat penting dalam lingkungan keluarga, bagaimana agar anak bisa terbuka terhadap orang tua, dan merasa nyaman untuk berkomunikasi," katanya di Gorontalo, Rabu.
Menurutnya, menjadi teman bagi anak merupakan proses belajar yang perlu dilakukan orang tua setiap hari. Dengan komunikasi yang terbuka, orang tua dapat lebih memahami kebutuhan anak sekaligus memberikan arahan yang bermanfaat bagi masa depannya.
Ia mengatakan peran orang tua tidak hanya mengingatkan anak untuk beribadah dan belajar, tetapi juga memberikan apresiasi terhadap setiap usaha dan pencapaian yang diraih anak.
Selain itu, orang tua perlu hadir untuk memberikan saran dan nasihat ketika anak menghadapi persoalan. Orang tua juga harus berani meminta maaf kepada anak apabila melakukan kesalahan agar hubungan dalam keluarga tetap terjalin dengan baik.
Selvi menilai keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak. Karena itu, keterbukaan dan hubungan yang sehat antara orang tua dan anak perlu dibangun untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia.
Ia juga berpesan kepada anak-anak agar tidak ragu menjadikan orang tua sebagai tempat berbagi cerita dan meminta nasihat dalam menghadapi berbagai persoalan maupun merencanakan masa depan.
"Saya juga berpesan kepada seluruh anak-anak yang hadir, agar tidak ragu bersandar kepada orang tua dan menjadikan petuah mereka sebagai pijakan utama dalam meraih cita-cita," ujarnya.
Sebelumnya Selvi Gibran telah menghadiri lokakarya anak dan orang tua yang diinisiasi rombongan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih di Ballroom Hotel Azalea, Kota Gorontalo, Selasa (13/10).
Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi anak dan orang tua untuk membahas kebutuhan, harapan, serta pola komunikasi yang dapat memperkuat hubungan dalam keluarga.