NADIKABAR.COM — Antoine Semenyo menerima kekalahan Manchester City dari Paris Saint-Germain. Sebab Les Parisien membuktikan kualitasnya sebagai juara Liga Champions dua musim terakhir.

Pada matchday kedua fase liga di Etihad Stadium, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB, City harus tertinggal tiga gol di babak pertama.

Erling Haaland baru bisa mencetak gol pertama City pada menit ke-53. Tapi, PSG menjauh lagi jadi 4-1 sebelum gol kedua Haaland pada menit ke-75 membuat skor akhir 2-4.

Hasil yang boleh dibilang mengecewakan untuk City mengingat mereka tampil dominan sepanjang 90 menit. Fotmob mencatat City membuat total 27 attempts dan menguasai 54 persen ball possesion.

Bahkan harapan mencetak gol alias xG City lebih tinggi ketimbang PSG, yakni 2,63 berbanding 1,83. Namun, pengalaman PSG sebagai juara UCL dua musim terakhir jadi pembeda.

PSG tidak perlu dominan dan cukup menyerang di saat yang tepat untuk mematikan City. Selain itu, kualitas pemain PSG yang sebagian besar jadi calon nominator Ballon d'Or 2026 juga berpengaruh.

"Mereka salah satu tim terbaik tentunya... Apalagi ada banyak kandidat pemenang Ballon d'Or," ujar Semenyo kepada CBS Sport.

"Mereka menyulitkan kami hari ini. Kami sudah tahu bakal seperti apa laga nanti, bukan seperti biasanya, kredit untuk mereka. Itulah mengapa mereka jadi juara UCL dua musim terakhir," sambungnya.