NADIKABAR.COM — Manchester City kalah 2-4 dari PSG di lanjutan Liga Champions. City sedianya bisa mengancam, tapi banyak peluang terbuang.
Manchester City vs PSG tersaji di Etihad Stadium pada matchday kedua Liga Champions, Kamis (15/10) dini hari WIB. Tim tamu bisa unggul 3-0 sampai turun minum.
Brace Haaland tidak mampu bawa selamatkan tuan rumah. Meski dalam statistik, Manchester City sebenarnya tidak buruk-buruk amat.
Dilansir dari situs resmi UEFA, Manchester City unggul dalam penguasaan bola 53 persen berbanding 47 persen. Jumlah tembakan lebih banyak, 23 berbanding 13.
Namun, PSG lebih klinis dengan sembilan tembakan mengarah ke target berbanding delapan. Ada juga, dua tembakan Man City yang kena tiang!
"Pelajaran hari ini adalah kami harus lebih klinis. Andai peluang-peluang kami masuk, hasilnya akan berbeda," keluh Antoine Semenyo.
Hal senada turut disampaikan manajer Enzo Maresca. Dirinya sayangkan pasukannya buang-buang peluang, meski turut memuji Haaland dkk yang tampil berani hadapi PSG!
"Menghadapi PSG saja sudah sulit, lalu saat kebobolan dua gol situasinya menjadi jauh lebih sulit. Kami melakukan penyesuaian di babak kedua, kami memiliki begitu banyak peluang, dilihat dari jumlah tembakan dan kesempatan yang kami ciptakan," paparnya.
"Situasinya terasa agak aneh karena sebelum kebobolan gol pertama, kami tidak memberikan lawan peluang apa pun," tutupnya.