NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) baru di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari ini. Kedua pejabat yang dilantik tersebut yakni Marsekal Yusuf Jauhari dan Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon.
Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) yang dibacakan saat pelantikan, terdapat pembagian tugas spesifik untuk kedua Wamenhan: Yusuf Jauhari dipercaya menjabat Wamenhan bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi, sementara Richard Taruli Horja Tampubolon menjabat Wamenhan bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan.
Berikut profil serta rekam jejak kepemimpinan keduanya, sebagaimana dihimpun catatan redaksi NadiKabar dan laman resmi Akademi TNI.
Marsekal Yusuf Jauhari, S.Sos., M.Eng., memiliki rekam jejak kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Udara dan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Dia tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Biro Umum (Karoum) Setjen Kemhan. Pada September 2020, Jauhari dipromosikan dari posisi Karoum Setjen Kemhan menjadi Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan dan memperoleh kenaikan pangkat menjadi Marsekal Muda.
Seiring terbitnya Perpres Nomor 85 Tahun 2025 tentang Kemhan yang mentransformasi Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) menjadi Badan Logistik Pertahanan (Baloghan), posisi kepemimpinannya disesuaikan. Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025 tertanggal 6 Agustus 2025, Marsdya Yusuf Jauhari yang sebelumnya menjabat Kabaranahan Kemhan kemudian ditunjuk menjadi Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan sebelum akhirnya resmi dilantik sebagai Wamenhan bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi.
Sementara itu, Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon, S.H., M.M., berlatar belakang perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Sebelum dilantik menjadi Wamenhan bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan, beliau memegang posisi strategis di lingkungan Mabes TNI sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI dengan pangkat Letnan Jenderal.
Selama menjabat sebagai Kasum TNI, ia kerap memimpin berbagai agenda penugasan dan acara resmi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, salah satunya memimpin acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, pada September 2024.
Kini, ia resmi mengemban amanah baru mendampingi Menteri Pertahanan dalam merumuskan strategi dan pembangunan kekuatan pertahanan negara.