"Kehadiran kami di sini merupakan wujud nyata kepedulian PLN. Ini bukan sekadar bantuan materil, melainkan simbol kolaborasi dan transfer energi dari kami, agar ibu-ibu di sini merasa tidak berjuang sendirian," jelas Sigit.

Adapun penyaluran bantuan tersebut difokuskan kepada 15 perempuan penerima manfaat yang tergabung dalam dua kelompok UMKM di Kuala Simpang.

Batuan pertama untuk UMKM Keripik Dondong (Siput) yang mempekerjakan sepuluh buruh perempuan. Usaha kelompok tersebut sempat mati suri setelah peralatan produksi mereka rusak diterjang banjir.

Ia mengatakan guna menghidupkan kembali operasional harian, Srikandi PLN menyerahkan suntikan modal beserta perabotan berbasis listrik seperti kulkas, dandang, kompor listrik, dan mixer.