Seorang pejabat senior di Kyiv mengonfirmasi bahwa dalam beberapa hari terakhir, AS mengancam akan berhenti memberikan informasi intelijen mengenai peluncuran rudal Rusia, yang biasa digunakan oleh Ukraina untuk menangkal serangan Moskow. Trump membantah telah melakukan hal tersebut.
Para pejabat pertahanan Ukraina mengisyaratkan bahwa Washington berada di balik penurunan kecepatan akses pada sejumlah terminal internet, yang membantu militer Kyiv menyerang wilayah yang diduduki Rusia dan mengoperasikan drone pencegat.
"Jelas sekali bahwa mereka (AS) entah mengapa justru membantu Rusia," ujar salah satu pejabat senior Ukraina itu kepada AFP.
Rentetan serangan rudal balistik menghantam Kyiv, ibu kota Ukraina, selama dua malam berturut-turut, bahkan sebelum sirene peringatan serangan udara sempat berbunyi untuk memperingatkan warga agar segera mencari perlindungan.
Kurangnya peringatan dini tergolong jarang terjadi selama konflik ini berlangsung. Para pejabat Ukraina sebelumnya menduga hal ini mungkin disebabkan oleh penggunaan rudal yang sulit dideteksi oleh Rusia, atau adanya kendala teknis.
Sedikitnya 15 orang tewas di berbagai wilayah Ukraina tewas akibat gelombang serangan terbaru. Kerusakan parah pada fasilitas dan peralatan energi menyebabkan pemadaman listrik di sebagian besar wilayah Kyiv.