Kedua kelompok tersebut kemudian saling serang dengan menggunakan senjata jenis samurai, golok, hingga penggaris besi. Akibat kejadian ini, seorang pelajar berinisial F mengalami luka bacok.

"Korban berinisial F mengalami luka bacok pada pergelangan tangan kiri dan punggung kiri. Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr Chasbullah, Kota Bekasi, untuk mendapatkan perawatan medis," imbuhnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, polisi menangkap enam pelajar berinisial APK (14), SAS (14), A (13), AP (15), CBH (15), dan FK (15). Mereka masih menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Bekasi Selatan guna memperjelas peran masing-masing.