"Semua penerbangan yang mengalami keterlambatan akibat kabut asap sejak pagi hingga pukul 16.35 WIB sudah diterbangkan kembali," jelas Zul.
Ia mengatakan penundaan penerbangan rute domestik dan internasional ini terjadi karena jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat mengalami keterlambatan.
"Tidak lama memang, tetapi beberapa penerbangan yang sebelumnya ditunda, kini sudah terbang," imbuhnya.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan kabut asap terdeteksi melanda seluruh wilayah Sumatera Utara.
Padahal hasil pemantauan citra satelit pada sebaran hotspot (titik panas) di Sumut, Selasa (13/10), tidak terdapat satu pun titik panas di wilayah Sumatera Utara.