Proyek itu ditujukan untuk memproduksi hingga 100 juta meter kubik gas alam per hari untuk dicairkan dan dipasok, terutama ke pasar internasional.

Trump juga menyatakan bahwa Taiwan akan menambah investasi sebesar 4,4 miliar dolar AS (sekitar Rp78,7 triliun) guna mendukung penyelesaian proyek tersebut, di luar komitmen investasi 50 miliar dolar AS (sekitar Rp894,3 triliun) dari Korea Selatan.