NADIKABAR.COM — Sebanyak 43 perahu berbahan botol plastik bekas akan memeriahkan Festival Perahu Cinta Lingkungan (CiLung Fest) 2026 di Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara. Perahu-perahu tersebut merupakan hasil kreativitas Pasukan Orange Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.
Festival yang diselenggarakan melalui Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA) DLH DKI Jakarta pada Minggu (18/10/2026). Kepala DLH DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan festival ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai dan danau.
"Melalui festival ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah plastik masih dapat dimanfaatkan kembali jika dikelola dengan baik. Namun, yang terpenting adalah mencegah sampah masuk ke badan air dengan memilah sampah dan tidak membuangnya sembarangan," ujar Dudi dalam keterangan, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah. Masyarakat dapat membawa botol minum sendiri, memilah sampah berdasarkan jenisnya, serta menyalurkan bahan yang dapat didaur ulang ke bank sampah.
Sementara itu, Kepala UPS BA DLH DKI Jakarta, Dadang Cahya Rusdiana, mengatakan 43 perahu yang akan mengikuti parade dibuat oleh Pasukan Orange dari UPS BA dengan memanfaatkan botol plastik bekas.
"Kami mengajak masyarakat untuk hadir dan mengikuti berbagai kegiatan interaktif, mulai dari menaiki Perahu CiLung secara gratis, edukasi pemilahan sampah, pelepasan benih ikan, hingga pameran foto Festival CiLung tahun lalu," ungkap Dadang.
CiLung Fest 2026 terbuka untuk masyarakat mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Selain menyaksikan parade perahu, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan yang mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan badan air dan mengelola sampah.
Festival ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan kebiasaan memilah sampah dan memanfaatkan kembali barang bekas kepada anak-anak sejak dini.
Melalui CiLung Fest 2026, Pemprov DKI Jakarta berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengurangi sampah plastik dan mencegah sampah mencemari sungai, situ, serta danau di Jakarta.