NADIKABAR.COM β€” Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menjadi tuan rumah Forum Komunikasi Pimpinan (FKP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) negeri se-Indonesia, 5-8 November 2026, untuk memperkuat kolaborasi akademik dan merumuskan rekomendasi bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi nasional.

Dekan FKIP Unpatti Ambon IH Wenno di Ambon, Maluku, Rabu, mengatakan forum tersebut akan dihadiri sekitar 400 hingga 500 peserta dari 34 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) negeri di Indonesia.

β€œSekitar 300-an peserta sudah terdaftar. Itu berarti mereka memastikan hadir. Sekitar 400 hingga 500 peserta bakal hadir,” katanya saat memberikan keterangan pers di FKIP Unpatti.

Ia menjelaskan forum tersebut tidak sekadar menjadi ajang pertemuan pimpinan fakultas, tetapi juga ruang strategis menyatukan gagasan, memperkuat kerja sama antar-lembaga, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia.

Menurut dia, FKP FKIP secara rutin memberikan masukan terkait standar penjaminan mutu, akreditasi, dan kebijakan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, pertemuan di Ambon diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat disampaikan kepada kementerian terkait.

β€œForum ini bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan wadah untuk menyatukan pemikiran, merumuskan gagasan, dan memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah dalam pengembangan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Wenno mengatakan FKIP Unpatti mengusung tema Harmonis in Diversity: Dari Bumi Raja-Raja Maluku Bersama Merajut Persaudaraan, Membangun Negeri dan Kolaborasi Berdampak dalam Karya, Kuatkan Peran FKIP sebagai landasan pelaksanaan forum tersebut.

Ketua Panitia FKP FKIP se-Indonesia Agustinus Ufie menjelaskan pembahasan akan dibagi berdasarkan bidang tugas pimpinan, meliputi bidang akademik, umum dan keuangan, kemahasiswaan, serta pimpinan jurusan dan program studi.

Untuk mendorong dialog yang lebih terbuka, panitia juga menyiapkan sejumlah kafe lokal di Kota Ambon sebagai lokasi diskusi. Konsep tersebut sekaligus menjadi upaya memperkenalkan identitas Ambon sebagai Kota Musik kepada para peserta dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut akan diramaikan kompetisi mahasiswa tingkat nasional dan internasional, antara lain debat bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, kompetisi media digital dan pembuatan vlog kearifan lokal, serta international microteaching.

Panitia juga menyiapkan konferensi internasional yang menghadirkan akademisi dari sejumlah negara, termasuk Australia, Korea Selatan, dan Hungaria, untuk memperluas pertukaran pengetahuan dan jejaring akademik.

Dirinya mengatakan minat mahasiswa terhadap rangkaian kompetisi tersebut cukup tinggi. Sejumlah cabang lomba telah menerima lebih dari 40 pendaftar dan memasuki tahap penilaian.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai dengan penyambutan peserta pada 5 November 2026, pembukaan resmi pada 6 November 2026 di kawasan Presisi Polda Maluku.

Panitia menyiapkan sekitar 10 hotel di Kota Ambon untuk mengakomodasi peserta.

FKIP Unpatti juga berharap, dukungan pemerintah daerah dan instansi terkait agar pelaksanaan forum berjalan lancar dan menghasilkan kerja sama yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi.

Meski demikian Unpatti berharap kondisi kabut asap yang belakangan mengganggu aktivitas masyarakat di Ambon segera membaik sehingga tidak menghambat kedatangan peserta dari berbagai provinsi.