Pihak SPBU mengaku terkendala jumlah operator untuk beroperasi selama 24 jam di situasi seperti ini. Dia memaparkan, total ada 12 orang operator yang bekerja di sana. Masing-masing lima orang bekerja setiap sif dalam dua sif setiap hari.

Normalnya, operasional SPBU tersebut berjalan dari pukul 06.00 hingga 23.00 Wita saja. Namun, dengan situasi krisis ini, operator harus lembur dan bekerja hingga lewat tengah malam.

"Karena mereka juga capek kan pengen diganti juga cuma kan nggak secepat itu bisa nyari orang yang bisa gantiin," tuturnya.