"Zakarias Fatem memerintahkan kepada seluruh anggota dan simpatisan OPM segera menyerahkan diri dan meletakan senjata dan kembali ke pangkuan ibu Pertiwi sebelum TNI mengambil tindakan tegas," katanya.
"Zakarias Fatem mengakui melihat pestanya kemajuan ekonomi masyarakat Papua khusus di wilayah zero OPM. Fakta tersebut menyadarkan dirinya bahwa kemajuan rakyat bukan diraih dengan aksi teror," bebernya.
Diketahui, Satgas gabungan TNI terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya di kawasan hutan sebelah utara Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Jumat (9/10). Komandan OPM, Manfret Fatem dan dua anak buahnya tewas dalam kontak tembak tersebut.