NADIKABAR.COM β€” Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat bersama Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, Kamis, mengunjungi para penyintas kebakaran yang melanda 150 rumah di Jalan Kerta Jaya IV Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa sore (13/10).

β€œSaya turut prihatin dengan musibah yang terjadi, tetap sabar, tawakal, dan jaga kesehatan,” kata Hendra Hidayat.

Saat ini, sebagian warga masih bertahan di lokasi pengungsian sementara. Mereka terdiri atas 12 kepala keluarga yang menempati Mushola Nurul Hidayah dan empat KK lainnya di Mushola Rohimaku Mulloh.

Di tempat tersebut, mereka berupaya melewati masa sulit sembari menata kembali kehidupan yang terdampak kebakaran.

Hendra menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawanya kepada keluarga korban serta warga yang terdampak.

Hendra berharap para penyintas diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit dan dapat kembali menata kehidupan mereka.

β€œKami berharap ini menjadi yang terakhir dan tidak ada insiden lagi. Kami mendoakan semuanya bisa pulih, bisa semangat lagi, dan rezekinya bertambah lagi ke depannya,” kata dia.

Hendra datang bersama Dandim 0502/Jakarta Utara Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Utara Fida Hendra untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan guna membantu memenuhi kebutuhan warga yang kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang penting akibat kebakaran tersebut.

Bantuan dan santunan dari BAZNAS (Bazis) Jakarta Utara turut diserahkan kepada Tri Wulandari, kader dasawisma yang merupakan warga RT 017 RW 014 Kelurahan Penjaringan yang kehilangan dua orang tercinta, M. Nabil dan Sumiyah, dalam musibah tersebut.

Lurah Penjaringan Makhrus Nugroho Darojat mengatakan bantuan telah didistribusikan oleh BPBD, Dinas Sosial, PMI, Kementerian Sosial, Artha Graha Peduli, Kepolisian RI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan sejumlah pihak lain.

β€œAlhamdulillah, bantuan sudah didistribusikan dari beberapa instansi. Tadi juga diberikan layanan psikososial kepada warga penyintas kebakaran,” kata dia.

Upaya pemulihan pun terus dilakukan agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi, termasuk memastikan anak-anak tetap memiliki seragam untuk bersekolah dan warga dapat kembali memperoleh dokumen kependudukan yang terbakar, katanya.

Sebelumnya, seorang wanita berinisial S (40) dan balita berinisial NB (6) tahun meninggal dunia meninggal dunia dalam kebakaran 150 rumah yang berdiri di lahan 6.400 meter persegi yang berada di RT 17 dan RT 07 RW 014 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa sore itu.

β€œDua orang meninggal dunia dan seorang petugas terluka dalam kebakaran tersebut,” kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman.