Sementara itu, lembaga pendidikan, maestro seni, dan tokoh adat perlu berkolaborasi menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar warisan leluhur tetap dipraktikkan, bukan sekadar dikenang.
Tjhai mengatakan PKD menjadi ruang bagi pelaku seni, pelajar, dan masyarakat untuk berpartisipasi sebagai pelaku, pencipta, inovator, dan penerus kebudayaan, bukan sekadar penonton.
βNilai-nilai kearifan lokal perlu terus dihidupkan agar kebudayaan menjadi bagian penting dari agenda pembangunan Kota Singkawang sekaligus menjaga keberagaman identitas, tradisi, komunitas, dan ekspresi budaya,β ujarnya.